Monday, September 17, 2007

APA BOLEH BUAT, DOMESTIKpun JADI


Terobsesi ingin punya kucing ras , berhubung harganya tinggi dan belum lagi perawatannya yang memerlukan cost yang tidak sedikit sehingga terjadilah penolakan kita pada si anak utuk memelihara kucing seperti itu.
Eh…teman kantor yang yang biasanya pake motor dan rumahnya cukup jauh di Tanggerang bela belain ke kantor bawa kucing kecil yang nemu di pinggir jalan dengan kardus indomie, Dia bawa kucing itu karena mungkin pernah dengar cerita kalau anak anakku di rumah ingin sekali piara kucing ras…! Saat kardus dibuka…cruuut loncatlah seekor anak kucing berwarna putih polos.dan kotor …dari tatap matanya si kucing ingin sekali menerima uluran tangan dari kita untuk merawatnya…..uh…dramastis buanget ya…?
Kenapa nggak kucing ini aja kita fasilitasi dan pelihara dengan baik serta layaknya kucing ras ……wow…..pemikiran yang sangat idealis !
Sesampai di rumah Monique dan Diva begitu sangat antusias menerima bingkisan kardus yang berisi kucing domestic itu….., ……..mereka sedikitpun nggak protes..dan happy buanget , kelihatan dari pancaran raut muka mereka. Lain halnya dengan Dina dan orang orang rumah lainnya…mereka ter-amat sangat keberatan dan protes……..!!!! “ Kucing begituan dibawa kesini….dipasar aja banyak keliaran kok kalo memang mau…..!”
Udah kepalang basah deh….konsekwensi musti dilanjutin…….maju teruuuuus..!
Si kucing saat dan malam itu juga masuk kamar mandi untuk dimandiin dengan air hangat……busyeeeeet…ngamuk dia……! Tapi mungkin juga dia kaget kena air yang terlalu deras tapi lama kelamaan akhirnya si kucing pasrah juga. Dikasih shampoo Rejoice lalu di keringkan dengan handuk dan hairdryer serta taburan bedak di bulu bulunya…..hmmmm harum juga ..!
Setelah rapi semuanya..tercetuslah sebuah nama dari Monique untuk kucing itu “ GATHOMON “ namanya sesuai karakter kucing di dunia Digimon.
Sekarang sudah hampir 2 minggu si GATHOMON tinggal bersama kita dan juga 10 ekor Hamster.

KUMPUL KELUARGA DI GADOG BOGOR


Hari Sabtu pagi 8 September yang lalu kita sekeluarga pergi ke Bella Campa di daerah Dago Cipanas untuk acara kumpul kumpul keluarga Priyo Soedarmo. Jaraknya tidak jauh dari pintu keluar jalan Tol kearah puncak .
Kita berangkat dengan 2 mobil beriringan dengan keluarga Abi, Mama ikut mobil Abi sedangkan Papa ikut mobil kita. Selama perjalanan di Tol laju kendaraan nggak lebih dari kecepatan 90 km/jam…maklumlah bawa Mama yang pualing takut beneeeur kalo liat lampu rem nyala di depan kendaraan kita kalo sdg melaju di Tol.
Kita berangkat dari rumah jam 6.30 pagi dan sampe di tujuan jam 8.00 WIB
Di lokasi , Mas Teppy sudah menunggu kita dan menyediakan tempat di villa pemilik Bella Campa yg letaknya dalam lokasi itu juga…! Asyik juga sih view dan fasilitas bermain utk anak anaknya terbilang lengkap. Cuma…jalan menuju ke manapun di area tersebut di dominasi oleh tangga tangga yang naik turun…..gempor daaah..!!
Di area itu ada arena memancing dan juga fasilitas outbond berupa flying fox dan jembatan sarang laba laba……seru juga sih…..Cuma rada mengerikan jika tidak terbiasa dengan ketinggian.
Sabtu siangnya si Diva dan Mamanya juga Tuti nyobain Flying Fox……wow..mantaaap!
Alhasil dari uji coba itu si Diva , besoknya memecahkan rekor meluncur dengan jumlah terbanyak, yaitu 12 x luncur…….sampe mukanya item kepanasan….!!
Ya soalnya setiap orang di beri 2 kupon untuk 2x luncur, sedangkan dari sekian yang datang ada juga yang nggak berani ngeluncur termasuk Monique dan akhirnya Divalah yang memanfaatkannya. Erwin foto foto dengan kamera barunya SLR D30, dia nggak diizinkan ikut meluncur sama Lala karena otot kakinya masih robek dan belum sembuh…jadi terlalu beresiko jika nyoba nyoba.
Pendek kata kita semua hanyut dalam keceriaan dan berakhir dengan pegel pegel dan sesampainya di Cipulir Permai….biasalah……….pijeeeeeeeeeet donk..?